Rabu, 12 November 2014

Selalu Ada harapan

Tulisan ketiga ,

Kita pasti pernah menemukan kegagalan dalam pencapaian tujuan, kegagalan dalam pencapai proses yang sedikit lagi tentunya itu manjadi beban yang berat. Dan pasti ingatan itu pasti awet di memory otak sebelah kiri, eh atau kanan yahaaa, pokonya dua arah itulah.

Dengan adanya kegagalan, kita wajib intropeksi, perbaiki untuk perubahan ke depan yang lebih baik. Fokus dan yakin, insyAllah kedepan lebih baik, sesuai dengan semboyan juga " Badai Pasti Berlau ".
Saya yakin akan hal dari semboyan itu, setiap rintangan, hambatan, ujian pasti akan mudah kita lalui jikalau kita tabah, sabar, dan yakin bisa melewati itu semua itu dengan proses yang tidak mudah tentunya. Karena setelah badai atau hujan, pasti akan ada mentari yang menyambut dengan senyuman yang indah cerah dan harapan baru...
Begitu juga dengan pergaulan, pertemanan, pekerjaan dan juga cinta, haks haks haks
Selalu ada harapan untuk memulai dan mencari hal yang baru untuk perubahan yang lebih baik



Apakah harapan itu masih ada ?


Saat kesulitan itu semakin menghimpit kita selalu berharap kemudahan akan segera datang. Saat kepedihan itu semakin mengiris, kita akan mengharapkan penawar sgera datang. Saat air mata semakin deras mengalir, yakinlah akan ada saatnya senyumankan mengantikannya. Saat malam semakin pekat, fajar pasti akan segera dating menjelang.

Saat anda mengharapkan kebaikan dari sebuah kesulitan, kepahitan,kepedihan maka jalan keluar akan segera terbuka, kesulitan akan segera pergi dan kemudahan akan segera dating. Saat kepedihan itu semakin menghimpit yakinlah penawarnya akan sedera kita temui.
                    
Yakinlah harapan itu akan selalu ada, selama kita mau berusaha selalu ada asa didalamnya. Jangan biarkan kepedihan, kesulitan membunuh kita berlahan-lahan, yakinkan diri bahwa asa akan selalu ada, karna kitalah yang menciptakan harapan. Tugas kita adalah berusaha, dan biarkan Allah yang menentukan.
Saat kita sudah berusaha dengan baik, yakinlah Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita. Jadi yakinlah bahwa harapan itu akan selalu ada.

 Saat Mentari pagi bersinar disitu ada harapan
 Saat air itu mengalir disitu ada harapan.
 Apapun yang terjadi dalam hidup kita yakinlah selalu ada harapan

always be positive thinking :)

Rabu, 05 November 2014

SHELTER 2 SAMPAI PUNCAK GUNUNG KERINCI 3805 METER DIATAS PERMUKAAN LAUT

 Sabtu 02 Agustus 2014

Selesai makan dan beres-beres pas pukul 09.00 wib saya dan rombongan Menuju Puncak Adventure mulai melanjutkan perjalanan Menuju Atap Sumatera.....
yeach !!! atap atap atap.....
hanya itu yang terpikir di hati, atap, atap dan atap harus sampai kesana.... (HARUS) puncak kerinci, gunung api tertinggi di Indonesia , gunung no. 2 tertinggi di Indonesia setelah Puncak Cartenzt (MT. Jaya Wijaya).

ini baru tanjakan kerinci, tanjakan yang luar biasa nanjak bung/sis....juga curam dan banyak gorong2 sepertinya. Shelter II sampai Shelter III yang saya namakan tanjakan tekad dan keinginan yang kuat. yang berani, mampu dan sanggup untuk sampai....
Disini kita mulai menanjak dengan tekad dan tujuan yang sama yaitu #3805mdpl, dengan ucapan selamat pagi gunung kerinci. Dengan udara pagi yang masih dingin, tempat tangan bertumpu, masih terasa adanya embun atau air sisa dinginnya udara semalam..... betapa tidak bro/sis ini sudah di atas ketinggian 3100 mdpl.

view tanjakan curam


view tanjakan bebatuan curam dan licin

view tanjakan seperti drainase atau gorong2


tanjakan tega, curam dan licin

ini bentuk rintangan yang kami anggap ini ujian. hehehe :D
gimana bro/sis yang nanjak kerinci ini, hanya bisa wanita-wanita tangguhhh. dan ada 2 orang teman  kami poke: @rindisilvia @merysae hehe.....wanita tangguh dan kuat yang mampu melewati ujian tanjakan super, curam, dan bergorong-gorong... selamat gadis selamat mery {()} ....





sejaman atau setangah jam lebih kami sampai shelter 3 dengan ketinggian 3351 meter diatas permukaan laut.


view dari Tugu yuda, Danau Gunung Tujuh :D


Disini view sudah sangatt indahhhhhh hamparan kabupaten kerinci, disini terlihat jelas laut. lautnya sumbar entah bengkulu saya rasa dua-duanya. karena kerinci berbatasan langsung dengan provinsi bengkulu dan kabupaten pesisir selatan. Dsini juga terlihat indah Danau Gunung Tujuh..

Disini saya dan Tim Menuju Puncak beristirahat untuk melepas lelah tanjakan yang tadinya sungguh tega...... HAHA.......
Disi teman yang cwe di khususkan istrhat utk memulihkan stamina, eh dan satu orang ketua tim babang Aderva Brother.
saya dan 4 orang lain memutuskan utk mencari air. karena stok air sudah mulai menipis. Perjuangan mencair air, kalo d gunung tidak mudah... kami menuruni lereng gunung, dengan kemiringan saya tidak tau yang pasti curam. Tidak terpikirkan waktu seperti apa medan yang di tempuh, soal kami butuh air, air dan air...
Dijalan tempat pengambilan air, disini tertanam subur Bunga Edelweis tetapi belum begitu mekar.... bunganya beda dengan bunga edelweis gunung yang sebelumnya saya mendaki, Edelweis kerinci ini lebih panjang, dan daun bunganya runcing.... sayangnya saya tak petik bunga yang abadi ini, karena terpikir di puncak pasti ada yang lebih baik lagi...
sudahlah mungkin tidak di takdirkan untuk petik Edelweis Atap Sumatera.....:(

 

Cadas yang tinggi atap sumatera

Di ujung Vulkanik tertinggi di Indonesia
selesai istirahat , minum dan makan roti secukupnya kami melanjutkan menuju puncak Gunung Kerinci, treking cadasnya lumayan panjang. Disini kami tidak lagi mendapatkan bonus (jalan datar)...
tekad dan tujuan yang sama-sama kuat, kami lalui dengan santai dan juga canda tawa, supaya sedikit menghilangkan lelah yang tak terkatakan.... Semangat Anak Muda, semboyan itulah penyemangat kaki demi langkah menuju puncak yang di impikan.....jalan kepuncak kmi melalui bebatuan vulkanik yang masih hangat, seperti kerikil atau batu pecah itu, disini memang sulit soal panas juga menanjak. Keasabaran dan tekad yang kuat jadi semuanya lancar.

Alhamdulillah Saya, bg Ade, Singgih, Hanafi dan gadis akhirnya sampai di Tugu Yuda, entah di ketinggian brapa yang jelas itu tinggi. sedikit lagi Puncak Kerinci. ehmm, SEMANGAT ANAK MUDA .....
Kami berlima disini bnyak menghabiskan waktu utk beristrahat, kurang lebih 1 jam menunggu teman 3 orang lagi yang belum sampai (defri, mery dan andra).....
PENDING utk atap sumatera yang hanya sedikit lagi.......

Dan waktu itu datang, defri dan dua teman lainnya sampai di tugu yuda, minum dan istirahat.....
Istirahat, makan roti dan minum secukupnya dan Lanjutkan misi, tak sabar rasanya ingin menginjakan kaki di atap pulau ini..... :G


........... AKHIRNYA, ALHAMDULILLAH .....
ATAP SUMATERA, PUNCAK GUNUNG KERINCI DENGAN KETINGGIAN 3805 METER DARI PERMUKAAN LAUT TELAH KAMI TAKLUKAN.....

Disini lelah terasa hilang karena mission yang impossible,sekarang sudah menjadi misi yang sukses....
disini kami manfaatkan momen untuk abadikan foto, hehe Kerinci bro and sis :v .... foto2 dan ucapan selamat dan juga salam dari teman yang ingin di ukir namanya di sehelai kertas diatap sematera.
best momen lah Kerinci We love You !!!!

Diambil di Atap Sumatera 3805 MDPL


Selesai abadikan semua momen, Kami putuskan untuk turun dari tempat yang indah ini karena cuaca sudah mulai mendung waktu jam sedah menunjukkan pukul 02.00 kalo saya tidak salah.....

Kami langsung turun, dan juga mengabadikan foto di tugu Yuda, selasai siap untuk tujuan satu yaitu turun dan pulang dengan selamat. Kalo turun sedikit lebih mudah bro and sisi kita bisa seluncuran di koral tadi *dengan hati-hati* awas terpeleset.....
wah pkoknya best momen lahh,

Alhamdulillah kami nyampai lagi di shelter 2 pada jam 18.00, kami putuskan utk makan habis itu paking barang2 soal logistik kami yang perkirakan kurang dari perkiraan.
selsai paking dan makan bersama. Kami putuskan utk turun Malam.
awalnya saya ragu dgn ide ini, karena saya anggap ini konyol. Karena gunung kerinci ini ada di taman nasional kerinci seblat. Saya rasa dsini pasti bnyak binatangnya, apalagi terkenal dengan Harimau sumatera.
Merenung dan berpikir, karena semua siap dan saya harus juga siap.

Perjalanan dilmulai pada pukul 20.00 wib, ayo kita turun hahaha. Dijalan kami bertemu dengan orang yang juga mau naik dan merasakan sensasi atap sumatera. Disini kami berbincang dengan salah seorang guide yg mau naik malam ini.
Kami bertanya, apakah tidak masalah pak kalo turun sampai tugu macan malam ini ?
Dia menjawab, janganlah turun malam istrhatlah dulu di shlelter I. soal ini kerinci nak, (yg menjawab bapak2 bro n sis), ini dilingkari TNKS. sabarlah nanti terjadi yg dtidak dinginkan soal ini hutan lebat sekali. makasih pak dan kami putuskan untuk nginap 1 malam lagi di gunung kerinci ini.
kami nyampai shleter I pada pkul 23.00, pasang kemp dan lalu isrihat utk memulikan stamina untuk pagi.......zzzZZZzztt..........

Minggu, 03 Agustus 2014

Selamat pagi, kami peking dan makan dengan sisa logistic yang ada, dan memulai melanjutkan perjalanan pada jam 08.00....Disana juga bnyak yang ngekamp. Tapi semua masih berjuang untuk Naik, hehe beda dengan kami yang berjuang turun.
Perjalan sedikit lebih ringan karena,semalam sudah memulihkan stamina.
Seruan-seruan di Pondok Panorama, pesenggrahan yang juga ada mata air.
pondok panorama

pondok panorama 2

Pondok panorama 3

pondok panorama 4

pondok panorama 5

  
ini salah satu view yang tidak dapat kami lihat di Puncak karena cuaca

Dan alhamdulillah pukul 12.30 kami selamat nanjak dan turun Gunung Api tertinggi di Indonesia.
BEST, BEST AND IN THE BEST MOMEN ATAP SUMATERA GUNUNG KERINCI....


andre.stw92@gmail.com

TERIMAKASIH SAHABAT, MISI KITA BERHASIL
note: manfaatkan air dengan bijak dan bermanfaat, di gunung air adalah utama.
next: gunung apa lagi ?